VIETNAM.
Sumber : Dokumentasi Pribadi\
Ini adalah kedua putri nenek yang sedang menjajakan makanan-makanan ringan diatas sampan. Terlihat pemandangan Halong Bay yang begitu indah di belakang mereka. Jumlah warung 'ngapung' di Halong Bay mencapai puluhan. Ajaibnya, semua pedagang 'warung ngapung' adalah wanita. Baru ku ketahui sesudah pergi kesana bahwa memang di Vietnam, wanita lah yang diandalkan dalam perekonomian keluarga.
Sumber : Dokumentasi Pribadi
Nenek bersama dengan cucu-cucu nya. Terlihat salah satu houseboat yang sedang menepi
Sumber : Dokumentasi Pribadi
Entah kenapa negara ini menjadi begitu menarik setelah sempat saya kunjungi sebulan yang lalu. Negara yang baru merdeka kurang lebih 30th-nan ini masih sangat etnik dan tradisional.
Penduduk yang berhasil saya kunjungi dan sempat saya ajak bicara *juga foto-foto :) * adalah penduduk Halong yang lebih dikenal dengan nama 'Halong Bay'.
Halong Bay sendiri adalah salah satu teluk pariwisata yang menjadi tujuan utama banyak turis Vietnam, termasuk keluarga saya. Halong Bay memang memiliki daya tarik sendiri karena pulau-pulau yang kecil yang tersebar di teluk dekat Cina Daratan tersebut memang sangat banyak, sangat beragam dan sangat unik. Inilah yang membuat pemandangan di Halong Bay memang sangat-sangat indah. Namun sayang, namanya juga tempat pariwisata ya pasti sudah tercemar.
Sekedar info, jangan menyesal ketika memasuki kamar mandi di pelabuhan Halong. Its totally dirty! Dan parahnya, toilet pelabuhan tersebut memiliki dwifungsi. Selain sebagai kamar mandi yang seharusnya BISA menjadi tempat bersih-bersih, toilet disini sekaligus menjadi 'gudang' si penjaga toilet. parahnya, kita juga harus membayar 2000 Dong (Rp 1000) untuk toilet tersebut. Yang bahkan tissue pun tak ada. Air pun nyaris tak tersedia. Lebih tepatnya, fasilitas toilet tersebut hanya 'toilet' / lubang tempat pembuangan. Tau gitu mending saya gali lobang sendiri *hehehe*
Ya lupakan. itu adalah salah satu pengalaman 'menyebalkan' tapi sarat akan ilmu. Di salah satu pulau kecil Halong Bay, terdapat sebuah desa air yang rumah bahkan sekolahnya dibangun mengambang-ngambang diatas air. Bahkan takjubnya saya, penduduk sekitar menjajakan makanan dan minuman ringan (ciki, biskuit, coklat, minuman bersoda) yang biasa menjadi teman berlibur diatas sampan. Nekatnya lagi, mereka menjajakan dagangan tersebut kepada house boat yang jelas-jelas lebih besar. Gak takut ketabrak apa ya?
Saya sempat ngobrol dengan salah satu keluarga disana. bahkan ngobrol dengan sang nenek yang masih cantik walaupun sudah berumur 70th lebih
sumber : Dokumentasi Pribadi
Nenek ini sedang bermain bersama cucu-cucunya. Sedangkan putri nenek ini sedang menjajakan makanan dengan sampannya. Saya sangat bahagia karena diperbolehkan berfoto bersamanya. karena sewaktu di kota, sebagian besar orang Vietnam mengatakan "NO" dengan sangat keras walaupun lensa kamera hanya terarah ke dirinya.
Sumber : Dokumentasi Pribadi\
Ini adalah kedua putri nenek yang sedang menjajakan makanan-makanan ringan diatas sampan. Terlihat pemandangan Halong Bay yang begitu indah di belakang mereka. Jumlah warung 'ngapung' di Halong Bay mencapai puluhan. Ajaibnya, semua pedagang 'warung ngapung' adalah wanita. Baru ku ketahui sesudah pergi kesana bahwa memang di Vietnam, wanita lah yang diandalkan dalam perekonomian keluarga.
Sumber : Dokumentasi Pribadi
Nenek bersama dengan cucu-cucu nya. Terlihat salah satu houseboat yang sedang menepi
Sumber : Dokumentasi Pribadi
Sumber : Dokumentasi Pribadi
Inilah beberapa pemandangan yang sangat sering dijumpai di Halong Bay.
Tertarik ke Vietnam ? :)
hehehehe post-ing an ini tidak bermaksud mempromosikan apapun :D Tapi, kalau ada yang ke Vietnam... jangan lupa oleh-oleh nya yaaaa huahuahuahua XDDD



